Kenapa Alfagift sering dipakai tapi tidak menjadi pilihan utama pelanggan?
Sebuah aplikasi dipakai, transaksi berjalan, promo dimanfaatkan.
Secara fungsi, semuanya terlihat bekerja.
Sebuah aplikasi dipakai, transaksi berjalan, promo dimanfaatkan.
Secara fungsi, semuanya terlihat bekerja.
Namun dalam praktiknya, semakin luas market yang dituju, sering kali justru membuat arah brand menjadi tidak jelas. Pesan melebar, fokus berkurang, dan sulit membangun kedekatan dengan siapa pun secara spesifik.
Kalimat ini sering baru terasa saat bisnis masih terlihat hidup—masih ada transaksi, masih ada produk—tapi nama brand kita tidak lagi muncul otomatis di kepala orang.
Banyak brand terlihat besar karena sering dipakai.
Transaksinya ada. Dipakai di banyak tempat. Terhubung ke berbagai layanan.
Ada fase yang sering terjadi pada banyak brand. Di awal, semuanya terasa berbeda. Lebih rapi, lebih niat, dan terlihat seperti punya standar yang lebih tinggi dibanding pilihan lain di market. Contoh yang cukup jelas bisa… Kenapa Brand yang Dulu Terasa Premium Lama-Lama Jadi Biasa Saja?
Namun di banyak situasi, orang tetap kembali ke Kopi Kenangan.
Bukan karena itu yang paling menonjol.
Tapi karena terasa paling mudah untuk dipilih.