Kenapa Banyak Brand Tetap Dipakai Tapi Tidak Benar-Benar Dipilih Pelanggan?
Banyak brand terlihat besar karena sering dipakai.
Transaksinya ada. Dipakai di banyak tempat. Terhubung ke berbagai layanan.
Banyak brand terlihat besar karena sering dipakai.
Transaksinya ada. Dipakai di banyak tempat. Terhubung ke berbagai layanan.
Kasus seperti Aldi’s Burger sering jadi contoh. Lalu muncul pola yang sama: banyak owner melihat hasilnya, lalu bertanya apakah gaya seperti itu bisa ditiru untuk mendapatkan hasil yang sama. Di titik ini, banyak brand mulai bergerak tanpa arah yang jelas.
Namun ketika muncul pertanyaan sederhana—brand ini sebenarnya dikenal karena apa?—jawabannya sering tidak langsung dan tidak konsisten. Di sinilah persoalan mulai terlihat.