Kenapa Alfagift sering dipakai tapi tidak menjadi pilihan utama pelanggan?
Sebuah aplikasi dipakai, transaksi berjalan, promo dimanfaatkan.
Secara fungsi, semuanya terlihat bekerja.
Sebuah aplikasi dipakai, transaksi berjalan, promo dimanfaatkan.
Secara fungsi, semuanya terlihat bekerja.
Di awal, langkah ini terlihat masuk akal.
Semakin banyak layanan, semakin besar peluang menjangkau pasar.
Secara performa, semuanya terlihat baik.
Pengguna bertambah. Layanan berkembang. Produk makin banyak.
Di sinilah kebingungan itu muncul. Bisnis terlihat hidup di pasar, tetapi belum benar-benar menempati ruang yang jelas di pikiran pelanggan.
Di situ muncul pertanyaan mendasar: jika semuanya tampak mirip, apa yang membuat pelanggan kembali ke satu percetakan dan bukan yang lain?